Distanbun Jateng bersama dengan petugas dari Dispertan Kabupaten Boyolali dan PPL melakukan Pembinaan kepada Poktan penerima bantuan Pengembangan Komoditas Hortikultura di Kabupaten Boyolali yang telah mendapatkan alokasi bantuan dari anggaran APBN untuk komoditas kelengkeng dan jeruk.
Untuk komoditas kelengkeng, bantuan diberikan kepada 2 (dua) Poktan :
1) Poktan Subur Ds. Tegalgiri Kecamatan Nogosari, jumlah anggota 48 orang dengan lahan seluas 10 Ha. Bantuan yang diberikan berupa 2.000 batang bibit buah kelengkeng Varietas Kateki diberikan kepada 48 orang petani dan telah diterima pada 20 Maret 2023 yang lalu. Bantuan berupa sarana produksi pupuk yaitu Pupuk NPK 400 kg, Pupuk Organik 30.000 kg, Trichoderma 340 kg dan Dolmit 2.000 kg yang telah diterima petani pada 21 April 2022 yang lalu. Setelah dilakukan peninjauan pertumbuhan dari tanaman kelengkeng sangat bagus, dengan jarak tanam 5x5 dan hanya terjadi kerusakan sebesar 2% akibat kekeringan. Dari Lab Palur BPTPHP Jateng juga telah melaksanakan Gerdal OPT dan PGPR.
2) Poktan Sari Tani Ds. Tegalsari, Kecamatan Nogosari luas lahan 10 Ha, jumlah 21 anggota. Bantuan yang diberikan berupa bibit kelengkeng 2.000 batang varietas Kiteki, bantuan sarana produksi berupa pupuk NPK 400 kg, pupuk organik 30.000 kg, Trichoderma 340 kg dan Dolmit 2.000 kg yang telah diterima petani pada 21 April 2022. Dengan jarak tanam 5x5 setelah 6 bulan masa tanam, tumbuhan kelengkeng tersebut terlihat bagus. Masalah yang terjadi adalah serangan HPT dan telah dilakukan gerdal.
Untuk komoditas jeruk, bantuan diberikan kepada 2 (dua) Poktan pada tanggal 24 Februari 2022, yaitu :
1) Poktan Ngudi Laras Desa Karangnongko, Kecamatan Mojosongo, 23 anggota poktan. Bantuan yang diberikan berupa bibit jeruk varietas Siem Banjar sebanyak 2.500 batang, sarana produksi yaitu pupuk NPK 12 Sak, Pupuk Organik padat 2 ton dan Trichoderma sebanyak 240 kg. Dengan usia tanam 6 bulan, pertumbuhan terlihat baik dan telah dilakukan Pengendalian OPT dari Lap PHPT Palur.
2) Poktan Ngudi Santoso, Desa Karangnongko Kecamatan Mojosongo, luas 1,5 ha, jumlah anggota 27 petani. Bantuan yang diberikan bibit buah jeruk 600 batang, sarana produksi berupa pupuk NPK sebanyak 2 sak, pupuk organik padat 40 sak, dan Trichoderma 40 bungkus. Bantuan tersebut diterima oleh dari poktan. Dari hasil peninjauan setelah 6 bulan masa tanam telah dilakukan pengendalian dari PHPT Lab Palur untuk mengendalikan jamur dan bakteri dengan PGPR yang menyerang beberapa tanaman jeruk tersebut.
Diharapkan dengan bantuan ini, petani dapat lebih terbantu dalam pelaksanaan produksi tanaman buah ini dan pengembangan komoditas hortikultura di Kabupaten Boyolali dapat meningkatkan kesejahteraan petani.